BAB 1
SKETSA
UU PARLEMEN
Saya sudah mengajar selama tujuh belas tahun, 10 terakhir
ini di kelas lima dalam
sekolah menengah pinggiran ,di kelas saya ada
26 siswa , 16 pria dan 10 perempuan. Lima siswa memiliki pemahaman pemahaman
khusus dan menerima dukungan parttime dari pembantu pembantunya ketika mereka
bersama saya.Sisanya mereka memberikan kemampuan yang luas, juga kepentingan
kepentingan dan motivasi. Saya memperkirakan bahwa unit ini akan butuh dari 10
hingga 12 hari berdasarkan pada periode instruksi selama 45 menit tiga kali
seminggu dan 90 menit dua kali seminggu,jika siswa siswa yang tertangkap secara
tepat pada aspek unit konseptual ,maka cenderung butuh 10 hari . Jika siswa
siswa tidak dan jika mereka kesulitan menulis editorial – editorialnya maka
cenderung menjadi unit selama 12 hari atau unit selama 14 hari.
Sketsa ini, yang
dikembangkan dan diajarkan oleh Ms.Gwendolyn K.Airasan, menggambarkan suatu
unit yang mengintegrasikan sejarah colonial sebelum perang Revolusi dan
penugasan tulisan yang persuasif.
Bagian
1 : Tujuan
Tujuan umum saya
pada unit ini adalah meminta
siswa siswa mendapatkan pengetahuan mengenai Amerika Kolonial di tahun 1760 an
dan 1770 an , secara khusus pengetahuan mengenai pajak – pajak raja George dan reaksi reaksi
amerika pada mereka.
Komentar
Tujuan pertama :
sebagai remember factual knowledge. Tujuan ke dua adalah menerangkan efek atau
pengaruh UU terhadap beragam kelompok atau group koloni. Tujuan ke tiga
menyerupai kegiatan atau tugas penilaian lebih daripada suatu tujuan. Argumen
serupa dapat dibuat bagi tujuan yang keempat dimana “selft edit/edit sendiri”
dan “peer edit/edit rekanan”,kata benda adalah “editorial”.Kami dapat asumsi
bahwa editing khususnya self-editing dan peer-editing adalah bentuk evaluasi.
Jadi, evaluate adalah kategori proses .
Bagian
2 : Kegiatan – Kegiatan Instruksi
Saya
mempertimbangkan sejumlah cara untuk mengajarkan tujuan saya termasuk meminta
siswa menulis surat pada seorang kerabat di inggris yang menggambarkan dampak
UU parlemen pada keluarganya atau meminta siswa menulis petisi menentang pajak.
Saya secara acak, siswa yang berangka ganjil adalah patriot(gembira) dan siswa yang berangka genap adalah Troy
(keluhan). Saya membaca masing
masing criteria dengan keras, dan meminta siswa siswa secara perorangan untuk
menerangkan kata kata mereka mengenai apa arti masing masing criteria.
Komentar
Ms.Airasian
mengenal bahwa sebagian kegiatan instruksi dapat membentuk basis bagi unit dan
ia menyeleksinya.Pengenalannya menunjuk pada perbedaan diantara tujuan tujuan
dan kegiatan kegiatan instruksi; dinyatakan secara agak berbeda, ditunjukan
fleksibilitas dan kreativitas yang dimiliki guru dalam perencanaan, pengajaran,
dan penilaian, setelah mereka mengidentifikasikan tujuan tujuan spesifik.
11.1 Analisis Sketsa UU
Parlemen Dalam Hal Tabel Taksonomi Berdasarkan Tujuan tujuan yang Dinyatakan.
Hari kedua
Saya
memperlihatkan video mengenai periode colonial yang menggambarkan UU pajak dan
memberikan pengertian mengenai sikap kolonis terhadap Inggris.
Kami menyarankan bahwa kegiatan kegiatan ini berhubungan
secara mendasar pada tujuan pertama , remember factual pengetahuan.
Saya
memberitahukan mereka bahwa kuis akan menghendaki mereka untuk mencocokan
bagian bagian dari UU pajak pada nama UU pajak.
Komentar
Kuis “metching
/kecocokan” konsisten dengan klasifikasi kami akan kegiatan kegiatan ini karena
remembering factual knowledge.
Hari
keempat
Saya mulai
dengan suatu kuis yang memperhitungkan seperlima kelas unit final. Setelah
kuis, saya memulai tinjauan mengenai penulisan persuasif. Saya mengingatkan
siswa bahwa penulisan persuasif berupaya membuat pembaca setuju dengan opini
penulis, sehingga penulis harus memberikan fakta dan contoh contoh untuk
mendukung opini.
Komentar
Perhatian
bergerak pada tinjauan penulisan persuasif. Secara jelas, penulisan editorial
memerlukan procedural knowledge. Ia juga meninjau perangkat criteria untuk
mengevaluasi penulisan secara umum (juga conceptual knowledge). Kegiatan
kegiatan hari ke-4 ini berhubungan secara mendasar untuk understand conceptual
knowledge dan secara sekunder untuk apply procedural knowledge.
Pada pertemuan ini diadakannya diskusi.
Komentar
Adanya
penyimpulan penyimpulan dibuat berdasarkan pada pengetahuan konseptual siswa
mengenai patriot dan Troy. Sehingga kegiatan kegiatan ini berhubungan pada
understand conceptual knowledge dan remember factual knowledge.
Hari
keenam dan ketujuh
Hari keenam dan
ketujuh terfokus pada siswa yang menyeleksi tokoh klonis yang akan mengarang
editorial mereka dan mengidentifikasikan alasan alasan untuk mendukung posisi
tokoh tersebut dalam editorial.
Siswa membuat
pilihan pilihan ,dan membedakannya. Differentiate adalah proses kognitif dalam
criteria Analyze yang berdasarkan pada conceptual knowledge masing masing. Pada
akhir hari ketujuh , siswa diminta menyerahkan deskripsi tokohnya secara
tertulis mengapa mereka memilih tokoh itu.
Hari
ke8-10
Saat tiga
harinya berikut , siswa siswa bekerja secara individu mengenai editorial
editorialnya sendiri , dimulai dengan gambaran dan menggunakan evaluasi.
Komentar
Selama tiga hari
ini, siswa-siswa diharapkan menghasilkan editorial editorial mereka karena produce,adalah
proses kognitif dalam katagori create, maka kami mengklasifikasikan aktivitas
ini sebagai create berdasarkan pada : factual knowledge(pengetahuan mengenai
patriot vs tory ; pengetahuan mengenai criteria evaluasi.)
11.2 Analisa Sketsa UU
Parlemen Dalam Ketentuan Tabel Taksonomi Berdasarkan Pada Kegiatan Kegiatan
Instruksi
Secara
umum, penulisan draft final membutuhkan satu periode kelas.Selama tahap
penulisan ini , saya terus memiliki konferensi konferensi dengan para siswa, secara
utama membantu mereka yang masih mengajarkan draft awal.Saya memiliki tinjauan
mini bagi group penulis terakhir ketika draft draft mereka selesai untuk
meninjau checklist dan revisi serta untuk grading (penilaian).
Komentar
Ketika group
yang terdiri atas siswa siswa melengkapi draft pertama editorialnya, dan bisa
diharapkan mereka melakukan pengeditan sendiri dan rekanan pada editorial
draft. Dan pada saat mereka mengedit editorial-editorial , maka penekanan dalam
tinjauan tampak berada pada evaluating (pengevaluasian) editorial yang berbasis
pada conceptual knowledge conceptual knowledge kelihatannta logis.
Bagian
3 : Penilaian (ASSESSMENT)
Sebagian besar penilaian saya adalah informal dan
individual, mencatat pertanyaan pertanyaan siswa, permintaan akan bantuan, dan
respon kepada pertanyaan pertyanyaan saya. Saya menggunakan penilaian ini guna
membantu individu atau group yang terdiri atas siswa
Komentar
Semua penilaian
ini bersifat formatif.Dan kuis terfokus pada spesifik spesifik mengenai beragam
UU pajak dan kemudian berkenaan dengan
remember factual knowledge .Dalam penilaian editorial , Ms.Airasian focus pada
kedua proses yaitu apply procedural
knowledge dan produk yaitu , creating berdasarkan pada factual and conceptual
pengetahuan.Ia mengharapkan semua siswa mengikuti prosedur langkah Sembilan : (1) menyeleksi tokoh, (2)
membaca mengenai tokoh (3) mempersiapkan gambaran atau outline, (4) menulis
sebuah draft (5) tinjauan rekanan dan tinjauan sendiri pada draft,(6) merevisi
draft, (7) menyerahkan editorial pada Ms.Airasian, (8). Menerima umpan balik
(9) kemungkinan merevisi kembali.
Pertanyaan
Penilaian
Ms.Airasian
menggunakan tiga penilaian yang berbeda bagi tiga maksud yang berbeda.Pertanyaan
kelas dan observasi digunakan untuk mengecek pemahaman siswa akan pengetahuan
konseptual. Apakah siswa memahami perbedaan perbedaan diantara Patriot dan
Tory? Apakah mereka memahami criteria yang akan digunakan untuk mengevaluasi
editorialnya? Apakah siswa mengetahui rincian dari beragam UU Parlementer?
Keduanya ini diklasifikasikan sebagai penilaian penilaian formatif. Penilaian
summatifnya adalah editorial .
Pertanyaan
Kesejajaran (alignment)
Kesejajaran atau alignment yang kuat terbukti di sel A1
(Remember Factual ini memuat sebuah tujuan , beberapa kegiatan dan sebagian
penjenissan penilaian.Kami mendapati indicator kecil dari ketidaksejajaran : sel
A2 (Understand Factual Knowledge) , B4 (Analyze ) yang berdasarkan kepada
conceptual knowledge ) dan C3 (Apply Procedural Knowledge). Salah satu dari sel
sel ini adalah nilai komentar.Pengetahuan procedural atau procedural knowledge
di sel C3 (Apply Procedural Knowledge) adalah prosedur meta yang berlaku pada
semua penulisan.
Bagian
5 : Pertanyaan Pertanyaan Penutup
Sejalan dengan
analisa pada semua sketsa , maka kami diberikan pertanyaan tidak terjawab.Kami
menaikkan dua dari yang sangat penting dalam bagian penutup ini .
1. Apakah
keuntungan dan ketidakuntungan dari pengintegrasian unit instruksi? Pengintegrasian
unit membantu siswa melihat bahwa masalah masalah dunia riil kerap memerlukan
pengetahuan dan keterampilan keterampilan dari beragam banyak ilmu disiplin
akademis atau bidang bidang subyek.
2. Apakah
bahayanya menggunakan skala skala peringkat generic atau rubric rubric penskor
dalam penilaian ? Ia memasukan empat
criteria penulisan generic pada evaluasinya sendiri.Hasilnya adalah empat
perangkat criteria pada bentuk evaluasi : (1). Criteria yang mengacu pada
penulisan persuasive , (2). Criteria yang mengacu kepada pemastian pemahaman
daripada peringatan, (3). Criteria yang mengacu pada isian editorial, dan (4).
Criteria yang mengacu pada penulisan secara umum.
BAB 2
GUNUNG BERAPI ? DISINI
? SKETSA.
Sketsa ini
menggambarkan suatu unit mengenai gunung berapi yang diajarkan pada kelas tujuh
bidang ilmu science di sekolah besar di Pennsylvania oleh Mr. Duanne Parker .
Kelas ini
terdiri atas 15 anak laki laki dan 12 anak perempuan, bertemu 5 kali seminggu
selama periode 45 menit. Dalam soal pencapaian sciencenya saya akan menilai 4
dari siswa sebagai “sangat berhasil”, 11 anak sebagai “ kurang berhasil”,dan
sisanya 12 ebagai “rata-rata berhasil”
Bagian 1 : Tujuan
–tujuan
Unit didisain untuk mempromosikan restrukturisasi konseptual dan belajar
yang bermakna dalam ilmu bumi.Hal ini dulunya didasarkan pada paradigm
penelitian yang dominan dalam ilmu geologi,teori pelat tektonik. Sasaran utama
unit adalah agar siswa menjadi pandai mengenai gunung berapi.
Komentar
Secara lebih spesifik , siswa siswa diminta mencapai empat tujuan :
1.
Memahami
teori pelat tektonik sebagai sebuah penjelasan bagi gunung berapi,
2.
Mencermati
dan menafsirkan perangkat data mengenai geologi wilayah local ,peta geologi
catatan pengeboran sumur, dan sampel sampel batu.
3.
Membandingkan
geologi wilayah local pada tempat tempat yang memiliki gunung berapi, seperti
Negara Hawaii dan Washington.
Perangkat tujuan ini menarik.Kata
kerja dalam tiga tujuan pertama “Understand,” “interpret,” dan “compare”semuanya
berkenaan dengan kategori proses kognitif Understand.
Bagian 2 : Kegiatan – kegiatan Instruksional
Hari Pertama
Saya memulai unit dengan memberikan
siswa surat dari Country Commissioner Fred Luckino yang mengedepankan masalah
bagi mereka untuk dipertimbangkan . Surat ini menanyakan apakah akan bijak
untuk mengembangkan , berdasarkan biaya yang logis , sebuah rencana untuk
mengevakuasi daerah jika ledakan gunung berapi terjadi.
12.1 Analisa Sketsa
Gunung Berapi Dalam Ketentuan Tabel Taksonomi Yang Berdasarkan Pada Tujuan
Tujuan Yang Dinyatakan.
Sejauh ini rekomendasi mereka
seharusnya berdasarkan pada kemungkinan bahwa wilayah (region) akan mengalami
ledakan gunung berapi di decade berikut.
Komentar
Secara kombinasi , tiga criteria
memberikan kerangka kerja untuk digunakan oleh siswa siswa sepanjang unit.
Hari 2
Siswa diminta merespon pada dua
pertanyaan : (1) Apa saya sedang dikontrak untuk melakukan ? dan (2) Apa yang
perlu saya ketahui ? dan ketika seorang siswa menanyakan “ mengapa kami
berbicara mengenai gunung berapi ketika kami tidak memiliki apapun disini?”
.Saya merespon dengan mendistribusikan artikel Koran tertanggal 1 Februari
1986, melaporkan mengenai kegiatan gunung berapi dalam daerah yang dekat.
Komentar
Dua pertanyaan menghendaki agar siswa
siswa menganalisa informasi dalam suratnya . Dalam kategori proses Analysis ,
penekanannya disini adalah pada differentiating yaitu membedakan yang bagian
releven dari yang tidak releven atau bagian penting dari bagian yang tidak
penting.
Hari 3-4
Pelajaran pelajaran pada hari ke-3
dan 4 dirancang untuk menentukan konsepsi konsepsi terkini siswa mengenai
bagaimana gunung berapi “bekerja”.Saya meminta mereka menggambar apa sepertinya
gunung berapi diatas atau dibawah tanah dan menerangkan mengapa gunung berapi Saat
hari ke-3 berakhir saya meminta siswa membaca mengenai gunung berapi dalam
seleksi referensi dan datang ke kelas siap untuk mendiskusikan bahan yang
mereka baca.
Pada hari ke-4, siswa siswa
mengembangkan bank kata 32 soal, siswa kemudian meringkas pekerjaan mereka
mengenai tugas menggambar yang sudah tertunda sepanjang malam. Saya mengamati
mereka mengenai bagaimana tiga criteria yakni : kejelasan, hubungan diantara
bagian-bagian gunung berapi, dan konistensi dengan bukti harus diterapkan pada
gambaran-gamaran mereka.
Saya menginstruksikan mereka menulis
sebuah penjelasan mengenai bagaimana gunung berapi bekerja sepanjang dengan
gambaran mereka dan melengkapi tugas tanpa melihat masing-masing atau paper
yang lain.
Komentar
Dalam hal
proses kognitif, penekanannya adalah pada eksplanning ( Understand ).
Eksplaining memerlukan pembuatan model sebab akibat dari suatu sistem yang
mengasilkan ledakan gunung berapi. Sehingga kami mengklasifikasikan gambaran
dan kegiatan penulisan sebagai Understand Conceptual Knowledge.
Aktifitas ini adalah ilustrasi yang
bagus mengenai perbedaan diantara pengetahuan terminology ( pengtahuan Fakt ual
) atau Factual Knowledge.
Dalam beberapa cara kegiatan pada
hari ketiga dank e empat berfungsi sebagai pra-penilaian. Guru tertarik dalam
mengetahui apa yang difahami siswa mengenai sebab-sebab letusan gunung berapi
sebelum instruksi benar-benar dimulai. Karena masing-masing gambar mengundang
beragam penjelasan maka penjelasan tertulis diperlukan untuk sampai pada
pemahaman siswa.
Hari Ke 5
Terdiri atas diskusi kelas mengenai
konsepsi-konsepsi siswa, mengenai sebab-sebab letusan gunung berapi. Diskusi
berubah menjadi menantang secara luar biasa untuk diarahkan. Bahkan dengan perencanaan
yang cermat, adegan penuh dengan improvisasi baik dipihak saya ( guru ) dan
dipihak para siswa.
Komentar
Pada point ini Mr. Parker mengenal
keberagaman pengetahuan siswa secara individu daripada pengetahuan
bersama.jadi, sekalipun semua kegiatan pada hari ke 5 secara terbatas berkenaan
dengan tujuan pertama, Understand Conceptual Knowledge.
Hari Ke 6
Siswa-siswa memulai pekerjaannya
lagi pada tugas utama yang ada yaitu pengamatan pada bukti geologi untuk gunung
berapi diwilayah mereka.
Komentar
Penekanannya sekarang bergerak pada
tujuan yang kedua yaitu pengklasifikasian batuan ( Understanding Conceptual
Knowledge ),Saya menagarahkan perhatian siswa pada keberagaman warna
masing-masing tipe batu.
Komentar
kegiatan ini memberikan siswa akumulasi pengetahuan factual.
Secara kognitif focus kelihatannya mengingat pengetahuan factual saja siswa
mungkin harus mnyeleksi pengetahuan yang relevan tetapi harus ditunggu dan
dilihat kemudian saya menanyakan pertanyaan melalui presentasi, terfokus pada
penggunaan informasi bagi seluruh tugas.
Komentar
Pengetahuan mengenai teori dan
model ini adalah [pengetahuan konseptual
kemudian saya memainkan kaset video selama 15 menit pada pekerjaan
geologi dan gempa bumi saya memberikan ulasan selama sesi kaset video,
menginformasikan sisawa mengenai ciri penting dengan tugas mereka.
Komentar
Bagian pertama kaset video memuat
sejumlah tentang factual knowledge jadi dari pada siswa mengingt pengethuan ini
maksudnya bersifat motivasional yakni melegitimasikan ugas yang dihadapi siswa,
kemudian siswa diharapkan menerapkan sedikitnya sebagiannya ini sebagai
pengetahuan procedural dimana focus mendasar pada poin ini adalah remember
procedural knowledge.
Hari Ke -7
Saya mengarahkan diskusi mengenai
peta geologi Negara bagian mengajarkan siswa bagaimana menggunakan peta dan
memastikan mereka tau bahwa bebatuan gunung berapi adalah bukti kritis bagi
vulkanisme, saya kemudian memberikan tugas kepada mereka untuk melengkapi table
data menurut tipe bebatuan.
Komentar
Setelah siswa melengkapi tugas
kelompok ini mereka harus menjawab 4 pertanyaan :
1. Apa
tipe bebatuan utama yang didapati di Negara kami ?
2. Apa
jenis bebatuan gunung api di daerah ?
3. Mneurut
Peta geologi seberapa jauhnya dari kota adalah bebatuan gunung api yang sangat
dekat ?Bagaimana usianya ?
4. Apa
kesimpulan yang dapat ditarik dalam kemungkinan kegiaatan vulkanik di daerah
kami?
Komentar
Pertanyaan-pertanyaan ini
menggunakana beragam tipe pengetahuan dan kategori proses kognitif. Pertama
memerlukan remembering factual knowledge, yang kedua Understanding conceptual
knowledge dan yang ketiga Upplaying procedural pengetahuan .
Hari Ke -8
Pada hari ini saya memimpin
percakapan penilaian ( assessment Coversation ). Saya menyeleksi sukarelawan
dari masing-masing group untuk datang ke papan tulis untuk menulis respon group
pada salah satu dari empat pertanyaan.
Komentar
Berdasarkan pada assessment
conversation Mr. Parker belajar bahwa siswa-siswa mampu mengingat factual
knowledge yang relevan ( pertanyaan 1 ) dan mereka memahami/ understand
pengetahuan konseptual yang penting ( pertanyaan 2 ). Masalahnya terletak pada
penerapan procedural ( pertanyaan 3 ) pada masalah poin ini saya siap
menggambarkan respon-respon siswa pada pertanyaan yang ke 4 kemudian saya memperkenalkan terus kepada
siswa pada tugas berikutnya .
Komentar
Setelah mengarahkan masalah
dengan upplying procedural knowledge siswa mampu membuat kesimpulan yang benar
mengenai kemungkinan letusan vulkanik dilingkungan masyarakatnya. Jadi saya
memtuskan mengarahkan percakapan penilaian ( assessment conversation ) ringkas
untuk mencapai consensus mengenai identitas sample dan apa yang di indikasikannya.
Hari Ke- 9-12
Empat hari kemudian dipaparkan ke
para siswa. Mereka diminta mencari bukti bebatuan vulkanik menurut peta geologi
dari lima Negara bagian yang mengitari Negara bagian mereka.
Komentar
saya memulai hari kesembilan
dengan meminta siswa memikirkan mengenai keluasan letusan-letusan gunung
berapi.
Komentar
Tiga hari kemudian ( hari 10-12 )
saya hampir menghabiskan waktu mengunjungi group dan membantu siswa yang
mengalami kesulitan, diantara kesulitan yang utama yang saya catat disini
adalah sebagai berikut
·
Sejumlah besar data yang harus dicari.
·
Menentukan status dari bebatuan gunung api yang
termetamorfosakan.
·
Perbedaan-perbedaan dalam kunci peta diantara
Negara-negara bagian.
·
Perbedaan-perbedaan dalam skala peta.
Komentar
Dalam kombinasi,
kesulitan-kesulitan ini menyarankan masalah-masalah dengan factual
knowledge.sebagaian dan semua kesulitan ini cenderung dihambat dengan unit
sasaran mendasar ( primary unit goal ), memahami pengetahuan conceptual.
Hari Ke- 13
Pada hari ke 13, sebagai bagian
dari assessment conversation, saya menyeleksi beberapa peta dasar yang
dipersiapkan oleh siswa dan memproyeksikan mereka pada didnding yang
menggunakan proyektor tebal.
Komentar
Konflik-konflik diantara kalangan
siswa kelihatannya berhubungan conceptual knowledge dan procedural knowledge .
Hari Ke -14
Pada hari ini saya menghendaki
para siswa dengan soal fortofolio dimana mereka memeriksa lokasi kota mereka berkenaan
dengan pada batasan-batasan diantara plat-plat tektonik.
Komentar
Saya memutuskan mengarahkan
perhatian siswa pada fakta. Saya juga mengarahkan siswa tentang material
penelitian dengan material ini maka siswa-siswa terus menjawab
pertanyaan-pertanyaan mengenai inplikasi-inplikasi dari plat tektonik untuk pendapat bahwa mereka harus membuatnya.
Komentar
Ini lebih merupakan factual
knowledge dimaksudkan membantu mengklarifikasikan isu-isu utama dan juga
memperluas understand conceptual knowledge.
Bagian 3 : Penilaian
Saya mengevaluasi masing-masing surat yang didraf siswa ,
sebe,um menerapkan rubrik saya mengundang siswa membagikan suratnya dengan
group-group lain. Siswa-siswa dalam group tersebut menggunakan rubrick untuk
mengevaluasi masing-masing surat yang mereka baca setelah latihan ini siswa
diberi ijin untuk merevisi.
Komentar
Rubric ini membuat 4 kriteria : pertama keakuratan informasi
dalam ringkasan mengacu secara mendasar kepada remembering factual knowledge.
kriteria kedua konsistensi dengan bukti memerlukan understanding conceptual
knowledge. Criteria yang ketiga pengakuan akan penjelasan-penjelasan alternatif
dimana menyarankan bahwa model-model yang beragam dapat dibuat dan siswa dapat
mengembangkan alternative tersebut. K
riteria keempat sama-sama menantang yang memerlukan upplying procedural
knowledge dimana siswa mneggambarkan berdasarkan caranya sendiri maka kemudian
planning dan producing lebih cenderung terkait proses kognitif. Dimana
memerlukan creating dari pengetahuan factual, conceptual, procedural yang
dimasukan dalam unit ini.
Bagian ke 4 : Penutup
Dalam sketsa ini ada 4 pertanyaan mendasar, pertanyaan
belajar, intruks,i penilaian dan kesejajaran ( alignment ).
Pertanyaan belajar
Siswa-siswa menawarkan rekomendasi mereka mengenai kebutuhan
akan rencana vulkano emergency.
Pertanyaan Instruksi
Setelah beberapa sesi terakhir Mr. Parker mengandalkan
kegiatan-kegiatan hand-on siswa bekerja secara simultan mengenai remembering
factual knowledge, understanding conceptual knowledge dan upplying procedural
knowledge.
Pertanyaan Penilaian
Mr.Parker menggunakan apa yang ia sebut sebagai assessment
conversation untuk menentukan apakah siswa siswa sedang membuat kemajuan
terhadap pencapaian pencapaian tujuan tujuan unit.Assessment conversation
memuat pertanyaan pertanyaan yang mengarahkan pengingatan pengetahuan
factual,pemahaman pengetahuan konseptual, dan penerapan pengetahuan procedural.
Pertanyaan pertanyaan melayani maksud penilaian formatif.
Pertanyaan Kesejajaran
Tiga tujuan ini terkait pada understand conceptual knowledge
Bagian 5 : Pertanyaan Penutup
1.
Apakah
peran yang sesuai dari kegiatan kegiatan prainstruksi dalam pengiriman
instruksi secara umum?
2.
Jika
unit unit instruksional direncanakan secara mendasar dalam hal pencapaian
tujuan atau kelengkapan ?
3.
Apa
peran yang dapat dimainkan taksonomi dalam mendiagnosa masalah masalah belajar?
BAB 3
SKETSA PENULISAN
LAPORAN
Unit ini diajarkan kepada kelas yang terdiri atas anak anak kelas empat selama awal muslim
semi, setelah anggota anggota kelas belajar bekerja dengan satu sama lain dan
setelah beberapa criteria penulisan dasar sudah dipelajari dan dikuasai oleh
sebagian besar kelas.Kelas meliputi 28 orang
siswa, 13 anak laki laki dan 15 orang anak perempuan.
Bagian 1 : Tujuan
Siswa seharusnya belajar untuk :
1.
Mengidentifikasikan,
memnempatkan dan menyeleksi sumber-sumber informasi yang berkenaan dengan
penulisan laporan pada orang terkenal dalam sejarah Amerika.
2.
Menyeleksi
informasi mengenai orang terkenal dalam sejarah Amerika yang bersifat relevan
pada maksud-maksud laporan tertulis dan laporan lisannya.
3.
Menulis
teks informasi yang mengkomunikasikan kepada rekan kelas dan audience.
4.
Memberikan
wacamna pembicaraan kepada kelas mengenai bagian dari alaporan tertulis.
Komentar
Tujuan satu mencakup tiga kata kerja : Identify, locate dan
select. Prase dalam kata benda dalam tujuan satu adalah sumber-sumber
informasi. Tujuan dua memuat kata kerja tunggal selecy. Jadi kemudian kami
berurusan dengan differentiating ( analyze). Untuk dua tujuan yang terakhir
siswa-siswanya harus membuat produk sebuah naskah ( teks informative ),
keduanya menerangkan kontructing sebuah istilah alternative bagi producing yang
merupakan proses kognitif dalam criteria create.
Bagian 2 :
Kegaiatan-kegaiatan instruksi
Pelajaran 1
Sayamemperkenalkan unit kepada siswa dengan menggambarkan
dalam sebagian ukuran panjang mencakup format atas laporan informative,lisan
dan tertulis.
13. 1 Analisa Sketsa penulisan laporan berkenaan dengan table
taksonomi berdasarkan tujuan-tujuan yang dinyatakan .
Komentar
Tujuan yang kami simpulkan dari kegiatan ini masuk kedalam
kategori proses remember conceptual knowledge
Pelajaran 2
Pelajaran ini berkenaan dengan mengambil catatan-catatan dan
mengidentifikasikan tema-tema.
Komentar
Kelihatan cukup jelas bahwa proses kognitif yang ditekankan
adalah kalsifyng atau mengklasifikasikan.
Pelajaran 3
Saya membaca buku secara keras dan memodelkan bagaimana saya akan
mengambil catatan yang say a baca. Siswa juga mengambil catatan saat saya
membacanya.
Setelah sesi
jawaban dan pertanyaan saya mengikutkan siswa dalam catatan dengan bacaan biasa
lainyang lebih panjang dari pada paragraph pada Overhead Projektor.
Komentar
Dalam
pelajaran ini guru mengaar dengan modeling
Pelajaran 4
Saya meminta siswa membaca buku yang terfokus pada kehidupan
Matthew Andrew seorang Amerika yang terkenal. Semua siswa membaca buku yang
sama.
Komentar
Sediktnya 4 kata kerja yang mmebantu kami memutuskan
berdasarkan proses kognitif yang sedang diupayakan oleh guru : select guru (
analize), Use ( Apli ), Organize ( analize Orhanize ) dan critique ( evaluate
).
Pelajaran 5-8
Pada pelajaran ini penekananya bergerak untuk meminta siswa
mengidentifikasikan orang-orang terkenal yang mereka inginkan untuk
dinominasikan kepada anggota groupnya sebagai objek study yang kuat.
Komentar
Proses empat hari ini yang memilih orang untuk suatu study
tidka berhubungan secara langsung pada tujuan yang berkenaan dengan unit.
Pelajaran 9
Pelajaran berikutnya berkenaan dengan bibliography. dimana
siswa mencari pustaka keluarga mereka perpustakaan, internet dan sumber lainnya.
Komentar
Dua tujun kelihatannya penting disini pertama adalah belajar
membedakan buku-buku, tujuan ini diklasifikasikan sebagai analize berdasarkan
pada conceptual knowledge. Tujuan yang kedua adalah belajar bagaimana
mempersiapkan bibliography . tujuan ini kami sebut sebagai apply procedural
knowledge.
Pelajaran 10 -16
Pelajaran 10 bertahan sekitar 5 hari, siswa mulai mencari
ornag-orang Amerika terkenal yang sudah diseleksi oleh mereka untuk study.
Maksud saya agar siswa bersikap sebagai peneliti riil dalam menentukan topic
saat mereka memulai proses penelitian.
Komentar
Penekanan pada perangkat ini yang terdiri atas tuuh pelajaran
adalah agar siswa menggunakan prosedur 3 langkah :
1.
Mengambil
catatan
2.
Mengkategorisasikan
catatan-catatan menurut tema-tema dan
3.
Menamakan
tema.
Pelajaran 17 - 20
Pada pelajaran ini kami bergerak ke mode loka karya penulis.
Siswa menderaft laporan tulisnya pada tema yang tercermin dalam hidup
orang-orang terkenal, saya melaksanakan konferensi dengan siswa secara individu
menurut isian atau konten dan organisasi laporan-laporan tertulisnya.
Komentar
Kegiatan ini terfokus pada pemproduksian laporan tertulis (
create ) dan pengkritikan draf awal
mengenai mereka ( evaluate ).
Pelajaran 21 – 30
Siswa-siswa diminta menyeleksi dan berbagi bersama dengan
anggota groupnya mengenai aspek kehidupan orang terkenal yang mereka paparkan.
Komentar
Tujuan yang disimpulkan mengambil bentuk create berdasarkan pada conceptual knowledge
dan factual knowledge. Karena pengetahuan pengetahuan factual bagi laporan
tertulis.
Bagian : 3
Penilaian
Saya menilai dan mengevaluasi belajar siswa sepanjang unit.
Secara spesifik saya menilai dan melatih mereka dalam penggunaannya akan
prosedur-prosedur penelitian dalam evaluasi meraka mengenai material, tema dan
penugasan tertulisnya.
Analisa Sketsa
Penulisan Laporan Berhubungan dengan Tabel Taksonomi Berdasarkan
Kegaiatan-kegaitan instruksi.
Pakar media dan saya memberikan perhatian cermat pada
pemutusan keputusan yang dibuat oleh siswa-siswa dalam menyeleksi sumber-sumber
daya, dan laporan mereka.
Komentar
Penilaian-penilaian terfokus pada keterampilan pengambilan
catatan siswa.
Bagian 4 : Komentar
Penutup
Dibagian ini kami cermati sketsa dalam hal 4 pertanyaan
belajar, instruksi, penialian, dan kesejajaran.
Pertanyaan belajar
Maksud umum unit ini bagi siswa –siswa untuk belajar menulis
makalah-makalah penelitian secara lisan.
Pertanyaan Instruksi
Pelajaran –pelajaran yang didedikasikan untuk applying
procedural knowledge
Pertanyaan Penialaian
Penilaian-penilaian formal terfokus pada dua tujuan yang
kedua sedangkan penilaian informal memberikan informasi pada guru mengenai
kemjauan siswa pada tujuan pertama
Pertanyaan kesejajaran
Dalam diskusi kami mengenai pertanyaan penilaian kami
mencatat bahaa penilaian informal disejajarkan dengan dua tujuan pertama
sementara penilaian-penilaian formal disejajarkan dengan dua tujuan yang
terakhir.
Bagian 5 : Pertanyaan-pertanyaan penutup
1.
Apa
yang dapat dilakukan untuk memperbaiki pemahaman akan procedural knowledge yang
melibatkan proses kognitif yang lebih kompleks
2.
Dalam
menial tuuan-tujuan yang sesuai didalam kategori proses create bagaimana pentingnya adalah agar
memiliki criteria evaluasi yang spesifik pada komponen tujuan pengetahuan
isian.
KATA PENGANTAR
Bismillahirrohmanirrohim,
Alhamdulillah saya bersyukur
kepada Allah SWT, dengan rahmat dan hidayah-Nya, saya dapat menyelesaikan tugas
individu ini tepat pada waktunya, harapan saya semoga tugas ini dapat
bermanfaat bagi saya dan membantu saya untuk penyusunan tesis ke depan.
Tidak lupa ucapan terima kasih yang sebesar besarnya saya sampaikan
kepada ibu DR. Tanti, M.Pd. selaku dosen “Evaluasi Pendidikan” pasca
sarjana di Universitas Islam
As-Asyafi’iyah Jakarta yang banyak membantu dalam tugas ini, dan semoga ilmu
yang saya dapatkan bisa terus berkembang.
Saya menyadari dalam pembuatan
tugas ini,masih banyak kekurangan maupun kesalahan, maka dari itu, saya
bersedia menerima kritik dan saran yang sifatnya membangun.
Harapan saya,semoga tugas ini dapat bermanfaat dan membantu saya belajar
dan hanya Allah SWT juga kita berharap
segala petunjuknya.
Serang, mei, 2012
Penyusun
TUGAS KELOMPOK
Mata
Kuliah : Evaluasi Pendidikan
Dosen
: DR. Tanti,
M.Pd.
DI SUSUN OLEH :
M.ROHMAN.S.Pd.I.
CECEP
SUTISNA,S.T.
Dra.Hj.MUDZAKIROTUL
UMMAH
Hj.YENY
ROKHMATIKA.S.Ag.
Hj.DEVI
RAHAYU.S.Pd.
EMAH
.S.Pd.I.
IIN
INAYAH.S.Pd.I.
UNIVERSITAS ISLAM AS-SYAFI’IYAH JAKARTA
PROGRAM PASCA SARJANA
MAGISTER TEKNOLOGI PENDIDIKAN
2012
No comments:
Post a Comment