Belajar mengajar adalah suatu kegiatan yang bernilai edukatif.Nilai edukatif mewarnai interaksi yang terjadi antara guru dengan anak didik.Interaksi yang bernilai kegiatan belajar mengajar yang dilakukan ,diarahkan untuk mencapai tujuan tertentu yang telah dirumuskan sebelum pengajaran dilakukan.Guru dengan sadar merencanakan kegiatan pengajarannya secara sistematis dengan memanfaatkan segala sesuatu guna kepentingan pengajaran supaya apa yang kita harapkan dapat terpenuhi.
Harapan yang tidak pernah sirna dan setiap guru selalu tuntut adalah bagaimana bahan pelajaran yang disampaikan guru dapat dikuasai oleh anak didik secara tuntas.Ini merupakan masalah yang cukup sulit yang dirasakan oleh guru.Kesulitan itu dikarenakan anak didik bukan hanya sebagai individu,dengan segala keunikannya,tetapi mereka juga sebagai mahluk sosial dengan latar belakang yang berlainan.Paling sedikit ada tiga aspek yang membedakan anak didik yang satu dengan yang lainnya,yaitu aspek intelektual,psikologis dan biologis.
Ketiga asapek tersebut diakui sebagai akar permasalahan yang melahirkan bervariasinya sikap dan tingkah laku anak didik di sekolah.Hal itu pula yang menjadi tugas guru cukup berat dalam mengelola kelas dengan baik.Akibat kegagalan guru mengelola kelas,tujuan pengajaranpun sukar untuk dicapai.Hal ini kiranya tidak perlu terjadi ,karena usaha yang dilakukan masih terbuka lebar.Pengelolaan kelas yang baik akan melahirkan interaksi belajar mengajar yang baik pula.Tujuan pembelajaran pun dapat tercapai dengan baik,tanpa menemukan kendala yang berarti.Hanya sayangnya pengelolaan kelas yang baik tidak selamanya dapat bertahan ,disebabkan pada kondisi tertentu ada saja gangguan yang tidak dikehendaki datang secara tiba tiba dari anak didik,dengan gangguan tersebut akhirnya suasana kelas berubah menjadi tidak nyaman,apalagi jika gurunya langsung terbawa oleh keadaan anak,,,maka akan bertambah hancurnya kelaaassss......yang paling harus diutamakan ketika terjadi hal yang demikian guru harus tetap konsentrasi pada tujuan pembelajaran da mengendalikan kelas dengan baik tanpa harus ada siswa yang tidak mengikuti pembelajaran apalagi sampai mengeluarkan siswa.,,,,,,,,,,,,,,salah satu untuk mengatasi kelas yang demikian,guru dapat menggunakan media pembelajaran sebagai alat bantu yang berguna dalam kegiatan mengajar.Pengembangan variasi mengajar yang dilakukan guru dapat mengendalikan kelas dengan baik karena anak tidak merasa jenuuuuuuuuuuuuhhhhhhhhhhhhh ketika menghadapi guru tersebut,apalagi dengan media pembelajaran guru akan lebih dekat dengan siswa sehingga lebih mudah mengendalikannya,kalau guru hanya marah marah saja apalagi siswa bermasalah dianggapnya tidak memiliki kemampuan ....maka siswa lebih tdk kan mau mengikuti kegiatan belajar,pedahal belum tentu setiap siswa bermasalah mereka tidak memiliki kemampuan........guru yang bijak tidak memberikan lebeling pada siswanya yang justru sebenarnya menjatuhkan guru tersebut,karena dianggap tidak mampu menguasai kelas dan pelajarannya tidak disukai siswa.......harusnya guru tsb bisa merancang pembelajarannya agar lebih efektif daripada menebar emosi.....................................................
No comments:
Post a Comment